Framework Material Design for Web

Pada tahun 2014, Google mengumumkan untuk pertama kalinya suatu bahasa design yang dikembangkannya yaitu Material Design. Tujuan Google sendiri yaitu untuk mengembangkan sebuah sistem yang memungkinkan pengalaman UI yang sama diberbagai platform dan ukuran layar.

Berikut adalah 10 Framework Material Design yang dapat mempercepat dan mempermudah penerapan panduan Material Design untuk website

1. Materialize
Sebuah Framework yang dibuat khusus untuk penerapan Material Design di web. Yang special di Framework satu ini adalah mudah dipakai karena memiliki contoh-contoh kode yang bisa membantu mempercepat pengguna baru untuk memakainya. Di Framework ini juga memiliki 2 versi yaitu versi standar (CSS dan javascript) dan versi Saas (SCSS)

2. Material Design for Bootstrap
Sebuah Framework frontend yang paling populer di dunia dan juga Framework ini dibangun di atas Bootstrap dengan menerapkan aturan-aturan Material Design. Framework ini sangat praktis pemakaiannya karena memberikan komponen-komponen Material Design siap pakai yang bersumber dari komponen Bootstrap itu sendiri.

3. Material Components for the Web
Sebuah Framework Material Design yang dikembangkan langsung oleh developer dan desainer Google dan juga sang penerus Material Lite (Framework yang sudah tidak didukung dan dikembangkan lagi oleh Google). Yang menarik dari Framework ini adalah telah 100% menerapkan teori Material Drsign, update secara berkala, dan dokumentasinya lengkap.

4. Angular Material
Sebuah Framework Material Design yang memberikan komponen angular yang dapat digunakan kembali dan juga sudah menerapkan teori Material design. Framework ini dikembangkan langsung oleh tim Angular sehingga bisa bekerja dengan sempurna di Framework Angular. Kita juga dapat meng-copy paste beberapa komponen dari dokumentasi karena Angular Material memiliki banyak contoh dan komponennya berbeda-beda.

5. Material
Sebuah Framework yang dibangun dari framework Bootstrap. Framework ini memanfaatkan versi Bootstrap terbaru yaitu Bootstrap 4. Guna framework ini mengikuti aturan Material Design adalah untuk penerapan komponen Bootstrap.

6. Material Foundation
Sebuah Framework Material Design yang membantu membuat aplikasi web untuk framework CSS Foundation dan dikembangkan langsung oleh tim pengembang Foundation. Foundation sendiri tidak memberikan komponen yang siap pakai tetapi, Foundation memberikan dasar komponen yang bisa di kostumisasi sesuai kebutuhan. Nah Foundation ini memberikan kemudahan untuk tidak memulai dari awal dan juga memberikan kebebasan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pengembangan.

7. Material – UI
Sebuah Framework open source yang bisa diintegrasikan dengan mudah ke project yang sedang dibuat. Biasanya digunakan apabila kita menggunakan framework React dari Facebook dan ingin menerapkan aturan-aturan Material Design.

8. MUI
Sebuah Framework CSS ringan yang membantu membuat aplikasi web dan pastinyamengikuti teori-teori Material Design. Kelebihannya dapat membuat aplikasi dengan waktu muat sangat cepat, kombinasi ukuran file yang kecil dan dapat dikostumisasi sesuai kebutuhan. Tetapi kelemahannya, Framework ini tidak memiliki dependensi tambahan dan mendukung framework React.

9. Surface
Sebuah Framework CSS yang ringan dan murni. Komponen-komponennya dibuat tanpa JavaScript sehingga ukuran versi minified-nya sangat kecil (5.7KB) yang membuatnya memiliki waktu muat yang sangat cepat.

10. LUMX
Sebuah Framework yang dibangun dengan Sass dan Bourbon. Dengan menggunakan Gulp, kita bisa mengotomatiskan optimalisasi file Sass dan Javascript. Kelebihannya dokumentasinya memberikan contoh kode yang bisa langsung dipakai dan juga dapat membuat kostumisasi dengan lebih mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *